Apa Nikmatnya Bermain Street Soccer?

Indonesia kembali terlibat dalam acara sepak bola jalanan untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Sepak Bola Jalanan Internasional (ISSC) 2016. Acara ini adalah salah satu upaya Asosiasi Sepak Bola Jalanan Indonesia (ASSI) untuk memperkenalkan peraturan sepak bola jalanan selama acara TAFISA World Games di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, dari 6 hingga 12 Oktober 2016. Menurut sumber bola288 dibandingkan dengan olahraga konvensional lainnya, ISSC 2016 bisa dibilang lebih sibuk. Publik selalu ada di sana selama kompetisi ISSC 2016 di Lapangan Tengah Taman Impian Jaya Ancol. Apalagi saat Indonesia bermain, para pendukung tuan rumah semakin sibuk di arena sepakbola jalanan. Apa yang membuat sepakbola jalanan menarik? Meski sama-sama memainkan kulit bundar menggunakan kaki.

Menurut Fauzi Malik, seorang warga Jakarta di daerah Tebet, sepak bola jalanan terlihat karena mereka masih bermain bola bersama, meskipun ukurannya lebih minim. Namun dia sendiri belum benar-benar tahu tentang regulasi sepakbola dan masih dianggap sama dengan futsal. Dia tahu, bagaimanapun, sepak bola jalanan dimulai dengan sepak bola jalanan. Sepak bola jalanan sebenarnya memiliki beberapa perbedaan dengan sepak bola dan sepak bola dalam ruangan. Terkadang sepak bola jalanan sering dianggap sama dengan sepak bola dalam ruangan. Awang, juri ISSC 2016 mengatakan bahwa sepak bola jalanan dengan sepak bola dalam ruangan berbeda. Dia merasa lebih sulit untuk mengelola permainan sepak bola jalanan daripada sepak bola dalam ruangan yang biasa dia coba. Selain itu, perlu memiliki mata yang tajam untuk memimpin pertandingan sepak bola jalanan karena lokasi lapangan bermain di lapangan.

Kesulitan mengatur sepakbola diakui oleh dua pemain dari tim nasional yang berbeda. Sandy Putra Wijaya, yang bertugas sebagai kapten di Indonesia, mengakuinya. Perbedaan dalam sepak bola jalanan adalah masalah ukuran lapangan karena lebih minimal dari sepak bola. “Ini lebih sulit untuk sepak bola karena kita membutuhkan lebih banyak ruang fisik daripada lapangan sepak bola,” katanya. Demikian juga yang diminta oleh Ny. Dzohril Hafeeq bin Ismawi, kapten Malaysia. Dia sebelumnya lebih banyak terlibat dalam sepak bola dalam ruangan daripada sepak bola jalanan: “Jika sepak bola dalam ruangan lapangannya lebih besar. Sepak bola jalanan lebih kecil. Sepak bola jalanan lebih menegangkan jika sepak bola dalam ruangan tidak,” jelas Dzohril.

Namun, bukan berarti tidak menyenangkan bermain sepak bola jalanan. Untuk dua pemain ini, sepak bola jalanan menawarkan keuntungannya sendiri: “Hal yang baik adalah sepak bola jalanan dapat dengan cepat menyatukan tim. Karena kita perlu mengetahui keterampilan teman dan lawan, kita bisa membacanya di sana,” kata Sandy.

Leave a Reply