Meningkatkan ASI Menggunakan 3 Bahan Sederhana

Perkuat Ikatan Ibu-Anak dengan Beberapa Cara Sederhana Ini

Menjadi seorang ibu merupakan hal yang membahagiakan dan mulia bagi setiap wanita. Ketika menjadi seorang ibu, hal yang tidak lepas dari kewajiban seorang ibu adalah menyusui anaknya. Proses menyusui seorang anak adalah hal yang penting dalam tumbuh kembang seorang anak. Dalam air susu ibu, terdapat banyak kandungan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh seorang anak untuk tumbuh dan kembangnya. Air susu ibu atau yang lebih dikenal dengan ASI adalah makanan sehat untuk bayi dalam masa pertumbuhan dan perkembangannya untuk menunjang tumbuh dan kembangnya serta kesehatannya. Dalam berbagai riset yang dilakukan, ASI merupakan makanan bernutrisi tinggi dan bergizi baik untuk bayi. Kadar kandungan nutrisi yang dimiliki oleh ASI jauh lebih banyak dan sempurna dibandingkan dengan susu formula. Dalam ASI yang dikonsumsi oleh bayi, sudah mengandung komponen gizi seperti karbohidrat, air, protein dan lemak dalam takaran yang sesuai dengan kebutuhan bayi. Oleh sebab itu banyak para ibu yang mengonsumsi makanan penambah ASI sebagai kelancaran proses menyusuinya. Makanan penambah ASI semakin menunjang keluarnya ASI sehingga kebutuhan nutrisi anak semakin terpenuhi dan baik untuk tumbuh kembangnya.

Pada proses menyusui terkadang, banyak para ibu yang sedih karena ASI yang dihasilkan tidak lancar sehingga kurang mencukupi kebutuhan akan ASi anaknya. Namun hal tersebut dapat diatasi. Seorang ibu harus mengkonsumsi makanan penambah ASI sehingga ASI yang dihasilkan untuk anaknya dapat optimal. ASI booster atau makanan penambah ASI merupakan makanan yang mampu menstimulasi keluarnya ASI serta membuat ASI yang keluar semakin lancar. Makanan penambah ASI memiliki senyawa yang mampu mestimulasi hormon prolactin untuk menghasilkan ASI lebih banyak. Hormon prolactin merupakan horman yang membantu seorang ibu untuk memberikan ASI kepada anaknya. Adapun beberapa jenis makanan penambah aASI antara lain adalah sayuran yang berwarna hijau, oat, dan bawang putih. Sayuran hijau diketahui memiliki kandungan galaktogong yang tinggi sehingga mampu melancarkan ASI. Selain itu, sayuran hijau memiliki kandungan fitoesterogen yang mampu membantu kelancarkan mengeluarkan ASI. Adapun konsumsi sayuran hijau untuk ibu menyusui sebaiknya diperbanyak agar anak mendapatkan ASI yang cukup. Jenis sayuran hijau yang banyak digunakan sebagai makanan penambah ASI adalah brokoli, bayam, daun katuk, dan kale. Makanan penambah ASI lainnya adalah oat yakni biji gandum utuh yang memiliki kandungan serat yang tinggi. Oat juga mengandung zat besi yang mampu mendukung ibu menyusui tetap terjaga kadar zat besinya. Penurunan zat besi atau anemia mampu menurunkan produksi ASI. Bawang putih termasuk kedalam makanan penambah ASI karena mampu memberikan rasa yang lebih disukai bayi sehingga bayi akan sering menyusu. Semakin lama bayi menyusu maka ASI yang keluar dari seorang ibu akan semakin banyak. Mengonsumsi bawang putih juga dapat mencegah bayi mengalami kolik.

Leave a Reply